Beranda > Lain-Lain > Do’a Untuk Mengobati Penyakit

Do’a Untuk Mengobati Penyakit

Bismillahirrohmanirrohim

sakitAlhamdulillahi washsholatu wassalamu ‘ala Rosulillah, wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in, wa man tabi’ahum bi ihsanin ila yaumiddin. Wa ba’du.

Salah satu bukti kesempurnaan dan keindahan ajaran Islam adalah bahwasanya tidak ada satu pun urusan besar maupun kecil yang terkait dengan kehidupan manusia di muka bumi ini, melainkan telah ada tuntunannya di dalam ajaran Islam. Sehingga, tentunya tidak perlu lagi adanya penambahan ataupun pengurangan terhadap ajaran-ajaran Islam. Dan tidak pula perlu bagi kita umat Islam untuk menoleh sedikitpun kepada ajaran lain dari luar Islam, dikarenakan kita telah tercukupkan dengan apa-apa yang telah ada di dalam syari’at Islam yang mulia dan sempurna ini.

Mulai dari manusia membuka matanya ketika bangun tidur sampai kembali memejamkan matanya ketika tidur kembali, maka semuanya telah ada aturannya di dalam ajaran Islam. Mulai dari urusan hubungan antara manusia dengan Robb nya sampai urusan hubungan manusia dengan hewan pun bahkan juga sudah ada aturannya di dalam ajaran Islam. Mulai dari urusan mengatur urusan sebuah negara sampai urusan buang hajat pun juga sudah ada aturannya di dalam ajaran Islam. Subhanallah, Maha Suci Allah.

Oleh karena itu, sudah sangat selayaknya kita yang mengaku dirinya sebagai seorang Muslim/Muslimah untuk mau mempelajari ajaran Islam yang kita anut ini untuk kemudian kita amalkan dan kita dakwahkan kepada orang-orang di sekitar kita.

ٱلۡيَوۡمَ أَكۡمَلۡتُ لَكُمۡ دِينَكُمۡ وَأَتۡمَمۡتُ عَلَيۡكُمۡ نِعۡمَتِى وَرَضِيتُ لَكُمُ ٱلۡإِسۡلَـٰمَ دِينً۬ا‌ۚ

Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kalian agama kalian ini, dan telah Aku cukupkan bagi kalian nikmat-Ku, dan telah Aku ridhoi Islam itu sebagai agama kalian. [surat Al Ma’idah ayat 3]

Maka, berikut ini adalah salah satu ajaran Islam terkait dengan tuntunan do’a bagi orang yang tertimpa sakit. Semoga tulisan ringkas ini bisa bermanfaat bagi kita bersama. Wallahul Muwaffiq.

Jika seseorang ingin mengobati sakit yang dideritanya dengan berdo’a kepada Allah Ta’ala, maka berikut ini salah satu tuntunannya :

(dinukil dari Riyadush Sholihin karya Al Imam An Nawawi rohimahullah pada Bab ke-140 yakni Bab Tentang Do’a untuk Orang Yang Sakit, pada hadits ke-910, yang mana haditsnya merupakan riwayat Muslim)

Hadits ke-910 :

Hadits dari Abu ‘Abdillah yakni ‘Utsman ibnul ‘Ash rodhiAllahu ‘anhu, bahwasanya ia pernah mengadukan sakit yang menimpanya kepada Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam . Maka Beliau shollallahu ‘alaihi wa sallam pun berkata padanya : “Letakkan tanganmu di bagian yang sakit dari tubuhmu, lalu ucapkan “bismillaah” sebanyak 3x. Lalu ucapkan pula sebanyak 7x : “A’uudzu bi ‘izzatillaahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadzir”.

Maka dari hadits tersebut bisa diambil tuntunan sebagai berikut :

1. Dipegang bagian yang sakit dengan telapak tangan kanan

2. Lalu membaca basmalah sebanyak 3x :

بِسْمِ اللهِ

Bismillaah

Dengan nama Allah

  1. Lalu membaca doa berikut ini sebanyak 7x :

أَعُوْذُ بِعِزَّةِ اللهِ وَ قُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَ أُحَاذِرُ

A’uudzu bi ‘izzatillaahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadzir

Aku berlindung dengan kemuliaan Allah dan kekuasaan-Nya dari kejelekan apa-apa yang aku rasakan dan aku khawatirkan

Catatan : 

  • Do’a di atas adalah dibaca sendiri oleh orang yang sakit.
  • Jika orang lain ingin mendo’akan seseorang yang sakit, maka lafazh do’a nya ada sedikit perbedaan yakni :

1. Jika yang sakit adalah perempuan :

أَعُوْذُ بِعِزَّةِ اللهِ وَ قُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا تَجِدُ وَ تُحَاذِرُ

A’uudzu bi ‘izzatillaahi wa qudrotihi min syarri maa tajidu wa tuhaadzir

Aku berlindung dengan kemuliaan Allah dan kekuasaan-Nya dari kejelekan apa-apa yang dia rasakan dan dia khawatirkan

2. Jika yang sakit adalah laki-laki :

أَعُوْذُ بِعِزَّةِ اللهِ وَ قُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا يَجِدُ وَ يُحَاذِرُ

A’uudzu bi ‘izzatillaahi wa qudrotihi min syarri maa yajidu wa yuhaadzir

Aku berlindung dengan kemuliaan Allah dan kekuasaan-Nya dari kejelekan apa-apa yang dia rasakan dan dia khawatirkan

  •  Jika ingin mendo’akan orang sakit yang berbeda jenis kelamin dan bukan mahrom, maka tidak boleh bersentuhan dikarenakan bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan mahrom itu hukumnya harom. Maka cukup dido’akan oleh orang yang sesama jenis kelamin atau dari kalangan mahrom nya sendiri, atau orang yang sakit tersebut berdo’a untuk dirinya sendiri.
  •  Ketika membaca do’a di atas, maka harus benar-benar dipahami dan diresapi makna do’a tersebut yakni bahwasanya kesembuhan adalah hanya dari Allah Ta’ala saja yang mana Allah Maha Kuasa untuk menyembuhkan segala penyakit yang diderita orang tersebut. Sehingga, seseorang itu jika berdo’a maka berdo’alah secara langsung kepada Allah Ta’ala yang Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan Do’a hamba-Nya, dan jangan berdo’a kepada selain Allah.
  • Tidak boleh seseorang itu berdo’a kepada selain Allah karena hal itu merupakan perbuatan syirik yang tidak akan diampuni dosanya oleh Allah. Maka dari itu, hendaknya hal ini diperhatikan dengan baik. Termasuk dalam perbuatan yang dilarang pula adalah meminta tolong kepada dukun/paranormal/wong pinter/dan semisalnya.
  • Seseorang yang sakit maka harus dipahami bahwasanya semua itu adalah ujian dari Allah. Sehingga seseorang yang sakit harus lebih bersabar terhadap ujian ini dan jangan sampai berbuat sesuatu hal dari hatinya/lisannya/perbuatan anggota tubuhnya yang menunjukkan sikap ketidaksabaran atau ketidakridhoan terhadap ujian dari Allah tersebut.
  • Jika seseorang mampu untuk bersabar terhadap segala macam ujian dari Allah, maka hal tersebut adalah sebagai penghapus dosa-dosa nya dan dapat mendatangkan pahala besar atas kesabarannya.
  • Seseorang yang sakit maka hendaknya memperbanyak ibadah seperti istighfar (memohon ampunan kepada Allah), sedekah, berdzikir, berdo’a, dan terkhusus untuk sholat 5 waktu maka tetap harus dikerjakan sesuai kemampuan dan kondisi orang yang sakit tersebut. Jika mampu wudhu’ dengan sempurna, maka hendaknya ia berwudhu’ dengan sempurna. Jika tidak mampu, maka boleh tayammum. Jika tidak mampu sholat sambil berdiri, maka boleh sholat sambil duduk, atau jika tidak mampu maka boleh sambil berbaring. Hal ini penting untuk diperhatikan karena seringkali kita lihat orang-orang yang sakit justru malah meninggalkan sholat 5 waktu nya dengan alasan tidak mampu atau malas atau semisalnya. Maka tentunya hal yang seperti ini tidak lah dibenarkan.
  • Diperbolehkan pula berobat dengan sesuatu yang halal/mubah, dan dilarang berobat dengan sesuatu yang harom/najis. Salah satu obat yang diajarkan di dalam Islam adalah al habbatus sauda’ (jinten hitam), air zamzam, madu, zaitun, dan semisalnya.

Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam hadits riwayat Jabir bin ‘Abdillah rodhiAllahu ‘anhuma dalam Sunan Ibnu Majah dengan derajat hasan :

مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ

Air zamzam itu (dapat bermanfaat) sesuai dengan tujuan untuk apa ia diminum.”

( http://sunnah.com/urn/1331790)

Artinya, jika seseorang ketika meminum air zamzam (tentunya setelah membaca bismillah dan dengan tangan kanan) diniatkan dalam hati peminumnya untuk menghilangkan rasa haus, maka air zamzam akan berfungsi sebagai penghilang rasa haus. Jika diniatkan sebagai penghilang rasa lapar, maka dapat berfungsi menghilangkan rasa lapar. Jika diniatkan utk obat penyakit yang dideritanya, maka demikian pula, dan seterusnya, bi idznillah (dengan izin Allah).

Beberapa ayat dan hadits lain yang bermanfaat untuk menghibur orang yang sakit :

إِنَّمَا يُوَفَّى ٱلصَّـٰبِرُونَ أَجۡرَهُم بِغَيۡرِ حِسَابٍ۬

Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. (surat Az Zumar ayat 10)

قُلۡ يَـٰعِبَادِىَ ٱلَّذِينَ أَسۡرَفُواْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمۡ لَا تَقۡنَطُواْ مِن رَّحۡمَةِ ٱللَّهِ‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَغۡفِرُ ٱلذُّنُوبَ جَمِيعًا‌ۚ إِنَّهُ ۥ هُوَ ٱلۡغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ

Katakanlah: “Wahai  hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kalian berputus asa dari rohmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya (yakni dengan taubat). Sesungguhnya  Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (surat Az Zumar ayat ke-53)

وَإِذۡ تَأَذَّنَ رَبُّكُمۡ لَٮِٕن شَڪَرۡتُمۡ لَأَزِيدَنَّكُمۡ‌ۖ وَلَٮِٕن ڪَفَرۡتُمۡ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ۬

Dan [ingatlah juga], tatkala Robb kalian memaklumkan : “Sesungguhnya jika kalian bersyukur, pasti akan Aku tambah [ni’mat] kepada kalian, dan jika kalian mengkufuri [ni’mat-Ku], maka sesungguhnya ‘adzab-Ku sangat pedih”. (surat Ibrohim ayat 7)

Hadits ke-27 (Riyadush Sholihin) :

Dan dari Abu Yahya, yakni Shuhaib bin Sinan rodhiAllahu ‘anhu berkata : Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Sungguh mengagumkan perkaranya seorang mu’min itu. Sesungguhnya seluruh perkaranya itu baik baginya. Dan tidaklah hal tersebut terjadi kecuali hanya pada seorang mu’min. Jika ia mendapatkan kesenangan ia bersyukur, maka tersebut adalah baik baginya. Dan jika ia tertimpa kesusahan ia bersabar, maka hal tersebut adalah baik baginya.” [diriwayatkan oleh Al Imam Muslim rohimahumallah]

Hadits ke-37 (Riyadush Sholihin) :

Dan diriwayatkan dari Abu Sa’id Al Khudri dan Abu Huroiroh rodhiAllahu ‘anhuma, dari Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam Beliau bersabda : “Tidaklah seorang Muslim itu tertimpa kelelahan, penyakit, rasa duka, kesedihan, rasa sakit, gundah gulana, sampai pada sebuah duri yang menusuknya melainkan Allah jadikan hal tersebut sebagai penebus kesalahan dirinya.” Al washobu maksudnya adalah penyakit.

[muttafaqun ‘alaih_yakni diriwayatkan oleh Al Bukhori dan Muslim rohimahumallah dalam Shohih keduanya]

Hadits ke-39 (Riyadush Sholihin) :

Dan diriwayatkan dari Abu Huroiroh rodhiAllahu ‘anhu ia berkata : Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa yang Allah kehendaki baginya kebaikan, maka Allah akan mengujinya (dengan suatu musibah).” [Diriwayatkan oleh Al Imam Al Bukhori rohimahullah]

Kategori:Lain-Lain
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: