Beranda > Sakinah > Nasihat Ringkas Bagi Para Kepala Keluarga

Nasihat Ringkas Bagi Para Kepala Keluarga

jagalah dirimu dan keluargamu

Nasihat Ringkas Bagi Para Kepala Keluarga

Allah Ta’ala berfirman di dalam surat ke-66 At Tahrim ayat 6 :

يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ قُوٓاْ أَنفُسَكُمۡ وَأَهۡلِيكُمۡ نَارً۬ا وَقُودُهَا ٱلنَّاسُ وَٱلۡحِجَارَةُ عَلَيۡہَا مَلَـٰٓٮِٕكَةٌ غِلَاظٌ۬ شِدَادٌ۬ لَّا يَعۡصُونَ ٱللَّهَ مَآ أَمَرَهُمۡ وَيَفۡعَلُونَ مَا يُؤۡمَرُونَ

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa-apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka ,dan mereka selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

Dinukil secara ringkas dari Tafsir Ibnu Katsir rohimahullah terkait makna ayat (قُوٓاْ أَنفُسَكُمۡ وَأَهۡلِيكُمۡ نَارً۬ا) ini antara lain :

– Berkata Sufyan Ats Tsauri rohimahullah dari ‘Ali bin Abi Tholib rodhiAllahu ‘anhu bahwa maknanya adalah :

أدبوهم وعلموهم

“Ajarilah mereka adab dan ‘ilmu agama !”

– Berkata ‘Ali bin Abi Tholhah rohimahullah dari Ibnu ‘Abbas rodhiAllahu ‘anhuma bahwa maknanya adalah :

اعملوا بطاعة الله واتقوا معاصي الله وأمروا أهليكم بالذكر ينجيكم الله من النار

“Beramallah kalian dengan keta’atan kepada Allah dan jagalah diri kalian dari bermaksiat kepada Allah ! Lalu perintahkanlah keluarga kalian untuk berdzikir kepada Allah, maka niscaya Allah akan menyelamatkan kalian dari neraka.”

– Berkata Mujahid rohimahullah bahwa maknanya adalah :

اتقوا الله وأوصوا أهليكم بتقوى الله

“Bertaqwalah kalian kepada Allah dan wasiatkanlah keluarga kalian dengan taqwa kepada Allah !”

– Berkata Qotadah rohimahullah bahwa maknanya adalah :

تأمرهم بطاعة الله وتنهاهم عن معصية الله

“Engkau perintahkan mereka (yakni keluargamu) untuk ta’at kepada Allah dan melarang mereka (yakni keluargamu) dari kemaksiatan kepada Allah.”

Sumber : http://quran.ksu.edu.sa/tafseer/katheer/sura66-aya6.html

Dari ayat dan tafsiran di atas, maka telah jelas bahwa sudah menjadi kewajiban bagi kita semua terkhusus para suami sebagai kepala keluarga agar mereka bersungguh-sungguh untuk menjaga diri-diri mereka dan keluarga-keluarga mereka dari api neraka. Dan sungguh, ini merupakan tanggung jawab besar di atas pundak-pundak kita para suami yang kelak akan diminta pertanggungjawabannya oleh Allah Ta’ala kelak di akhirat.

Dan salah satu bentuk penjagaan terhadap ancaman kedahsyatan siksa api neraka adalah memerintahkan kepada kaum wanita yang ada di bawah tanggung jawab suami untuk menutupi aurot mereka dengan sempurna sebagaimana perintah Allah Ta’ala di dalam surat ke-33 Al Ahzab ayat 59 :

يَـٰٓأَيُّہَا ٱلنَّبِىُّ قُل لِّأَزۡوَٲجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ يُدۡنِينَ عَلَيۡہِنَّ مِن جَلَـٰبِيبِهِنَّۚ ذَٲلِكَ أَدۡنَىٰٓ أَن يُعۡرَفۡنَ فَلَا يُؤۡذَيۡنَۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورً۬ا رَّحِيمً۬ا

Wahai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min : “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, maka dengan itu mereka tidak akan diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Secara ringkas, pakaian seorang wanita Muslimah adalah yang memenuhi kriteria :

1. menutupi seluruh aurotnya kecuali wajah dan telapak tangan.

2. pakaian tersebut adalah pakaian yang longgar alias tidak ketat yang mana dapat membentuk lekuk tubuh wanita.

3. pakaian tersebut cukup tebal alias tidak tipis yang mana dapat menerawang atau memperlihatkan apa yang ada di balik pakaiannya tersebut.

4. pakaian tersebut tidak menyerupai pakaian kaum pria atau menyerupai pakaian yang merupakan ciri khas wanita kafir.

5. pakaian tersebut tidak memiliki banyak hiasan yang mana justru dapat menarik perhatian dari lawan jenis.

Hanya saja di zaman sekarang ini yang mana ‘ilmu agama telah semakin dijauhi oleh umat Islam dan godaan-godaan syahwat semakin banyak bermunculan, telah kita saksikan banyak di antara saudari-saudari kita kaum Muslimah yang menyepelekan hal ini dengan sekian banyak dalih atau alasan. Dan tentunya jika wanita Muslimah tersebut berbuat kekeliruan yang demikian, maka tentunya sang sosok lelaki yang menjadi penanggung jawab dari sang wanita pun akan terkena imbas dikarenakan kelalaiannya dalam menjaga wanita tersebut dari ancaman neraka.

Wahai Saudaraku para suami dan para ayah, hendaklah kita semua takut kepada ancaman siksa nerakanya Allah Ta’ala yang bahan bakarnya adalah manusia dan bebatuan.

Sungguh, tindakan seorang suami atau ayah yang membiarkan wanita-wanita yang berada di bawah tanggung jawabnya membuka aurotnya bukanlah sebagai wujud rasa sayang kepada mereka. Akan tetapi justru sikap pembiaran ini merupakan sikap yang kejam terhadap mereka dikarenakan kita biarkan mereka berada di bawah ancaman siksa neraka.

Cobalah Engkau berpikir wahai Saudaraku! Jika ada pihak lain yang ingin mengganggu atau mengancam wanita yang ada di bawah tanggung jawabmu, maka pasti Engkau akan berusaha membela mati-matian. Maka mengapa Engkau tidak pula berusaha membela mereka mati-matian dari ancaman siksa neraka??? Tidakkah engkau merasa sayang terhadap mereka???

Dan kepada Saudariku kaum Muslimah, ketahuilah bahwa engkau adalah sosok yang sangat berharga di hadapan Islam. Ibarat sebuah perhiasan indah nan mahal, maka pasti akan disimpan, dikemas, dan dijaga dengan baik dan hati-hati. Maukah engkau wahai Muslimah untuk menjadi seperti barang murahan yang diobral di pinggir jalan dengan kemasan seadanya??? Pikirkanlah hal ini wahai Saudariku Muslimah.

Maka wahai Saudaraku kaum Muslimin dan Muslimah, marilah kita kembali kepada ajaran agama Islam yang kita anut ini. Marilah kita pelajari agama Islam dengan benar, lalu kita amalkan, lalu kita ajak keluarga kita dan orang-orang terdekat kita, lalu kita bersabar di atas agama Islam ini hingga kematian menjemput kita. Selama nyawa kita masing ada, maka tidak ada kata terlambat bagi masing-masing diri kita untuk memperbaiki diri.

Semoga yang sedikit ini bisa bermanfaat bagi kita bersama.

Dan semoga link berikut ini bisa pula menjadi cambuk berharga bagi kita semua :

http://forumsalafy.net/wp-content/uploads/2014/01/Jagalah-Keluargamu-wahai-para-para-Suami.mp4?_=5 (potongan ceramah oleh Al Ustadz Muhammad ‘Umar As Sewed)

Nas’alullahassalamah wal ‘afiyah wa barokAllahu fikum.

Kategori:Sakinah
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: