Beranda > Akhlaq Islam > Wahai Manusia, Inilah (salah satu contoh) Keindahan Ajaran Islam

Wahai Manusia, Inilah (salah satu contoh) Keindahan Ajaran Islam

bismillaah
Di masa sekarang ini, Islam telah digambarkan sedemikian jelek oleh para musuh-musuh Islam. Stempel sebagai agama yang mengajarkan kekerasan begitu derasnya dituduhkan kepada Islam. Hal ini pun juga tidak lepas dari andil “sebagian” oknum pemeluk Islam yang telah salah jalan dengan berdalihkan perbuatan menebar teror sebagai amalan jihad.

Untuk para kelompok penebar teror berdalihkan “jihad” kita bertanya dengan sedikit pertanyaan:
1. akal sehat dan fitroh manusia manakah yang menilai perbuatan kalian menebarkan teror sebagai perbuatan jihad fi sabilillah yang mulia???
2. apakah Nabi Muhammad sholalloohu ‘alaihi wasallam mengajarkan umatnya untuk berjihad secara pengecut seperti “jihad” model kalian??? (habis nebar teror/nge-bom, lalu ngumpet kayak tikus. Ketika tokohnya ada yang ditangkap dan diinterogasi, sekian banyak alasan dikemukakan untuk mengelak dari tuduhan)

Dan bagi Anda yang telah termakan dengan penggambaran Islam yang sedemikian buruknya oleh media massa dan “oknum” Muslimin, maka inilah sebagian kecil dari ajaran Islam yang indah dan mulia dari sekian banyak ajaran-ajaran indah dan mulia lainnya di dalam Islam. Inilah nukilan dari Al Qur’an surat Al An’aam ayat 151-153 (yang artinya) :

قُلۡ تَعَالَوۡاْ أَتۡلُ مَا حَرَّمَ رَبُّڪُمۡ عَلَيۡڪُمۡ‌ۖ أَلَّا تُشۡرِكُواْ بِهِۦ شَيۡـًٔ۬ا‌ۖ وَبِٱلۡوَٲلِدَيۡنِ إِحۡسَـٰنً۬ا‌ۖ وَلَا تَقۡتُلُوٓاْ أَوۡلَـٰدَڪُم مِّنۡ إِمۡلَـٰقٍ۬‌ۖ نَّحۡنُ نَرۡزُقُڪُمۡ وَإِيَّاهُمۡ‌ۖ وَلَا تَقۡرَبُواْ ٱلۡفَوَٲحِشَ مَا ظَهَرَ مِنۡهَا وَمَا بَطَنَ‌ۖ وَلَا تَقۡتُلُواْ ٱلنَّفۡسَ ٱلَّتِى حَرَّمَ ٱللَّهُ إِلَّا بِٱلۡحَقِّ‌ۚ ذَٲلِكُمۡ وَصَّٮٰكُم بِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَعۡقِلُونَ (١٥١)

151. Katakanlah (wahai Muhammad): “Marilah kubacakan apa yang diharomkan atas kalian oleh Tuhan kalian, yaitu: janganlah kalian menjadikan sekutu bagiNya dengan sesuatu apapun (yakni di dalam peribadatan kepadaNya), dan berbuat baiklah terhadap kedua orang tua (ibu bapak), dan janganlah kalian membunuh anak-anak kalian karena takut kemiskinan, Kami yang akan memberi rezki kepada kalian dan kepada mereka, dan janganlah kalian mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharomkan Allah melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar.” Demikian itu yang diperintahkan kepada kalian supaya kalian memikirkannya.

وَلَا تَقۡرَبُواْ مَالَ ٱلۡيَتِيمِ إِلَّا بِٱلَّتِى هِىَ أَحۡسَنُ حَتَّىٰ يَبۡلُغَ أَشُدَّهُ ۥ‌ۖ وَأَوۡفُواْ ٱلۡڪَيۡلَ وَٱلۡمِيزَانَ بِٱلۡقِسۡطِ‌ۖ لَا نُكَلِّفُ نَفۡسًا إِلَّا وُسۡعَهَا‌ۖ وَإِذَا قُلۡتُمۡ فَٱعۡدِلُواْ وَلَوۡ ڪَانَ ذَا قُرۡبَىٰ‌ۖ وَبِعَهۡدِ ٱللَّهِ أَوۡفُواْ‌ۚ ذَٲلِڪُمۡ وَصَّٮٰكُم بِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَذَكَّرُونَ (١٥٢)

152. Dan janganlah kalian dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang baik, hingga sampai ia dewasa. Dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak memikulkan beban kepada sesorang melainkan sekedar kesanggupannya. Dan apabila kalian berkata, maka hendaklah kalian berlaku adil, kendatipun ia adalah kerabat terdekat, dan penuhilah janji Allah. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepada kalian agar kalian mengingatnya.

وَأَنَّ هَـٰذَا صِرَٲطِى مُسۡتَقِيمً۬ا فَٱتَّبِعُوهُ‌ۖ وَلَا تَتَّبِعُواْ ٱلسُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمۡ عَن سَبِيلِهِۦ‌ۚ ذَٲلِكُمۡ وَصَّٮٰكُم بِهِۦ لَعَلَّڪُمۡ تَتَّقُونَ (١٥٣)

153. dan bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah jalanKu yang lurus, maka ikutilah dia, dan janganlah kalian mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kalian dari jalanNya. Yang demikian itu diperintahkan Allah agar kalian bertaqwa.

Juga nukilan dari surat An Nisaa’ ayat 36 :

وَٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ وَلَا تُشۡرِكُواْ بِهِۦ شَيۡـًٔ۬ا‌ۖ وَبِٱلۡوَٲلِدَيۡنِ إِحۡسَـٰنً۬ا وَبِذِى ٱلۡقُرۡبَىٰ وَٱلۡيَتَـٰمَىٰ وَٱلۡمَسَـٰكِينِ وَٱلۡجَارِ ذِى ٱلۡقُرۡبَىٰ وَٱلۡجَارِ ٱلۡجُنُبِ وَٱلصَّاحِبِ بِٱلۡجَنۢبِ وَٱبۡنِ ٱلسَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتۡ أَيۡمَـٰنُكُمۡ‌ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ مَن ڪَانَ مُخۡتَالاً۬ فَخُورًا

Beribadahlah kepada Allah semata dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri.

(Surat An Nisaa’ ayat 36)

Wahai sekalian manusia, setelah kalian membaca sedikit nukilan ayat di atas dari sekian banyak ayat yang lainnya, masihkah kalian memandang Islam sebagai agama yang mengajarkan kekerasan ataukah malah mengajarkan perkara-perkara yang mulia???

Tidakkah perintah untuk tidak mempersekutukan peribadatan kepada Allah dengan sesuatu apapun akan menjadikan kalian orang yang “merdeka” dari belenggu peribadatan kepada selainNya (dari kalangan malaikat, manusia berupa nabi/rosul/wali/orang suci, jin, dan lainnya) ??? Tidakkah ajaran-ajaran lainnya pada nukilan ayat tersebut adalah ajaran-ajaran yang mulia yang mana tidak ada ajaran agama lain yang dapat menandingi keindahannya???

Oleh karena itu, masuklah kalian ke dalam Islam agar kalian selamat dan pelajarilah ajaran-ajaran Islam secara benar yang bersumber dari Nabi Muhammad shollalloohu ‘alaihi wasallam. Janganlah kalian menilai Islam hanya dari media massa atau sumber-sumber yang tidak jelas.

Assalaamu ‘alaa man ittaba’ al huda (keselamatan semoga tercurah atas orang-orang yang mau mengikuti petunjuk).

Kategori:Akhlaq Islam
  1. Oktober 30, 2010 pukul 1:52 pm

    Semoga ana Termasuk Orang Yang Mau Mengikuti Petunjuk(Minalloh Warosulih),amiiiin

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: